Lihat Semua : videografis

Dorong Kemudahan Layanan Imigrasi


Dipublikasikan pada 2 months ago , Redaktur: Andrean W. Finaka, Riset : Rosi Oktari / Desain : Alfin Ardian /   View : 324

indonesiabaik.id - Presiden Joko Widodo mendorong perubahan total dalam pelayanan imigrasi.

Kenapa Harus Ada Perubahan?

Dalam rapat bersama menyoal visa on arrival (VoA) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) beberapa waktu lalu, Presiden menyebutkan bahwa banyak keluhan yang masuk mengenai urusan imigrasi sehingga ia mengharapkan perubahan total dalam pelayanan imigrasi menjadi lebih memudahkan dan melayani

Untuk itu, Presiden ingin kembali memastikan agar pelayanan imigrasi lebih melayani dan meninggalkan gaya-gaya lama. Pasalnya, sistem kerja keimigrasian dinilai masih dengan gaya pelayanan lama yang disebut masih mengatur dan mengontrol.

Pelayanan Visa dan Kitas

Perubahan dan perbaikan pelayanan imigrasi yang didorong Presiden Joko Widodo bertujuan agar lebih memudahkan dan melayani. Khususnya menyoal pelayanan terkait visa on arrival (voa) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) bagi para investor asing.

Menurut Presiden, visa maupun Kitas bagi para investor asing diyakini akan memberikan manfaat bagi rakyat Indonesia. Apalagi dalam bidang pariwisata dan kontribusinya untuk investasi Indonesia. Hal ini juga menjadi sorotan oleh Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif (Kemenparekraf).

Pasalnya, terdapat 3.017 turis gunakan wisata tujuan sosial-budaya sebagai pekerja digital tak menetap atau digital nomad selama periode Januari - Agustus 2022.

Digital Nomad adalah sebutan bagi Warga Negara Asing yang bekerja jarak jauh sembari liburan di Indonesia dengan syarat mengantongi KITAS oleh layanan imigrasi setempat.

Karenanya, birokrasi imigrasi perlu diperbaiki agar para calon digital nomad ini tidak hanya bekerja namun juga berinvestasi.

Dalam hal pemberian visa atau Kitas kepada para investor, itu pun perlu dilihat juga besarnya investasi. Juga soal jumlah lapangan kerja yang terbuka, dan kontribusinya terhadap ekonomi maupun peningkatan ekspor.



Videografis Terkait