Lihat Semua : infografis

Sekilas RAPBN 2024


Dipublikasikan pada 3 months ago , Redaktur: Andrean W. Finaka, Riset : Rosi Oktari / Desain : Nur Fitri Rizki Adinda /   View : 2.244


Indonesiabaik.id - Presiden RI Joko Widodo memaparkan anggaran berbagai sektor yang termuat dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara pada 2024.

Anggaran untuk Berbagai Sektor

Hal itu disampaikan dalam pidato penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2024 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPR RI Tahun Sidang 2023 - 2024, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu.

Guna mendukung SDM yang sehat dan produktif, pemerintah menganggarkan dana kesehatan sebesar Rp186,4 triliun atau setara dengan 5,6 persen dari APBN.

Presiden Joko Widodo menuturkan, anggaran kesehatan di tahun 2024 akan diarahkan untuk transformasi sistem kesehatan, mendorong berkembangnya industri farmasi yang kuat dan kompetitif, meningkatkan akses dan kualitas layanan primer dan rujukan.

Untuk mendorong produktivitas, mobilitas dan konektivitas, serta pemerataan yang berkeadilan, anggaran infrastruktur juga dialokasikan sebesar Rp 422,7 triliun. Anggaran infrastruktur 2024 akan diarahkan untuk penguatan penyediaan pelayanan dasar; peningkatan produktivitas melalui infrastruktur konektivitas dan mobilitas; dan peningkatan jaringan irigasi melalui pembangunan bendungan, saluran irigasi primer, sekunder, dan tersier hingga mendukung proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Tak hanya itu, ada juga anggaran perlindungan sosial yang dialokasikan sebesar Rp493,5 triliun. Dengan begitu, APBN diharapkan bisa mempercepat penurunan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan sehingga dapat mendukung pembangunan SDM jangka panjang.

Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan anggaran di bidang ketahanan pangan sebesar Rp 108,8 triliun. Anggaran ini diprioritaskan untuk peningkatan ketersediaan, akses, dan stabilisasi harga pangan; peningkatan produksi pangan domestik; penguatan kelembagaan petani; dan dukungan pembiayaan serta perlindungan usaha tani.

Yang tak kalah penting, negara juga menganggarkan dana pendidikan sebesar Rp660,8 triliun guna mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, inovatif, berintegritas, dan berdaya saing.



Infografis Terkait