Lihat Semua : videografis

Pemanfaatan Gas Rawa untuk Kehidupan


Dipublikasikan pada 4 months ago / Riset, Yuli Nurhanisah / Desain, Ananda Syaifullah /   View : 364

Indonesiabaik.id   -   Sudah satu tahun lebih warga di Desa Rajek, Jawa Tengah memanfaatkan gas alam metana (CH4) yang dijuluki “gas rawa” yang berasal dari sumur bor yang mengeluarkan gas di salah satu pekarangan warga setempat.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2013 merespons dengan mengirim tim ahli geologi untuk melakukan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan gas alam yang terpendam di bawah Desa Rajek melimpah dan secara ilmiah ahli geologi yang diterjunkan menyebutkan gas rawa tersebut adalah gas alam yang berada di kedalaman yang dangkal yang terbentuk dari fosil hewan dan tumbuhan di kedalaman sekitar 30-40 meter.

Gas alam tersebut kemudian dialirkan ke seluruh rumah warga karena potensi gas alamnya sangat mencukupi dan tidak berbahaya karena tekanannya yang relatif rendah sehingga bisa digunakan hingga puluhan tahun ke depan.

Proses pemanfaatan gas rawa di Desa Rajek juga cukup sederhana pertama gas diambil dari sumur bor yang mengandung gas kemudian gas yang masih bercampur air dipisahkan menggunakan separator atau mesin pemisah yang terdapat dua tabung yang berbeda yaitu tabung untuk menampung air dan tabung untuk menampung gas. Dari tabung berisi gas itulah kemudian baru disalurkan ke rumah-rumah warga yang hanya perlu membayar biaya Rp15.000 untuk biaya perawatan alat dan kas desa.

Warga berharap kepada pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pihak terkait agar terus menyempurnakan pemanfaatan gas rawa di Desa Rajek agar bisa dimanfaatkan secara optimal, adil dan merata sehingga tercipta kesejahteraan di masyarakat.



Videografis Terkait